ANABOLISME KARBOHIDRAT PDF

Katabolisme dan Anabolisme Karbohidrat Katabolisme dan Anabolisme Karbohidrat - Keseluruhan reaksi kimia di dalam tubuh organisme yang melibatkan perubahan energi disebut metabolisme. Sebagai makhluk hidup, energi dapat dihasilkan dari sebuah proses, atau suatu proses justru memerlukan energi. Pada umumnya, energi dilepaskan ketika tubuh organisme mencerna molekul kompleks menjadi molekul yang sederhana. Proses tersebut dinamakan katabolisme. Adapun proses pembentukan senyawa kompleks dari unsur-unsur penyusunnya dan reaksi tersebut memerlukan energi dinamakan anabolisme. Katabolisme Karbohidrat Katabolisme merupakan reaksi penguraian atau pemecahan senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana untuk menghasilkan energi.

Author:Gardaramar Daitilar
Country:Papua New Guinea
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):17 June 2006
Pages:102
PDF File Size:13.42 Mb
ePub File Size:9.45 Mb
ISBN:652-6-59433-301-8
Downloads:61920
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Visho



Pengertian A. Katabolisme Katabolisme merupakan reaksi pemecahan atau penguraian senyawa kompleks organik menjadi senyawa yang lebih sederhana anorganik. Dalam reaksi penguraian tersebut dapat dihasilkan energi yang berasal dari terlepasnya ikatan-ikatan senyawa kimia yang mengalami penguraian. Tetapi energi yang dihasilkan itu tidak dapat langsung digunakan oleh sel, melainkan harus diubah dalam bentuk senyawa Adenosin Trifosfat ATP yang mengandung energy tinggi.

Tujuan utama reaksi katabolisme adalah untuk membebaskan energi yang terkandung di dalam senyawa sumber, yaitu Adenosin Trifosfat ATP. Reaksi penguraian energi pada katabolisme, secara umum dikenal dengan proses respirasi. Anabolisme Anabolisme merupakan reaksi proses penyusunan sintesis senyawa kompleks dari senyawa sederhana yang berlangsung di dalam sel. Dalam proses penyusunan senyawa kimia tersebut diperlukan energi. Jika energy berasal dari sinar matahari akan digunakan untuk proses fotosintesis adapun jika energi berasal dari energi kimia digunakan untuk proses kemosintesis.

Katabolisme Karbohidrat Katabolisme disebut juga dissimilasi, karena dalam proses ini energi yang tersimpan ditimbulkan kembali atau dibongkar untuk menyelenggarakan proses-proses kehidupan.

Proses katabolisme yang akan dibahas adalah katabolisme karbohidrat di dalam sel hidup, yaitu respirasi sel. Tujuan utama katabolisme adalah untuk membebaskan energi yang terkandung di dalam senyawa sumber. Tahapan Respirasi Sel Di dalam proses respirasi sel, yang menjadi bahan bakar adalah gula heksosa.

Sifat-sifat glikolisis ialah: 1. Dapat berlangsung secara aerob maupun anaerob 2. Prosesnya adalah seperti berikut ini. Dalam reaksi ini,gugus fosfat dipindahkan dari ATP ke fruktosafosfat pda posisi 1. Hanya satu di antara dua triosa fosfat yang dibentuk oleh aldolase, yaitu gliseraldehidfosfat, yang dapat langsung diuraikan pada tahap reaksi glikolisis berikutnya. Tetapi, dihidroksi aseton fosfat dapat dengan cepat dan dalam reaksi dapat balik, berubah menjadi gliseraldehidfosfat oleh enzim isomerase triosa fosfat.

Enzim yang mengkatalisis dalam tahap ini adalah dehidrogenase gliseraldehida fosfat. Reaksi ini melibatkan pergeseran dapat balik gugus fosfat dari posisi 3 ke posisi 2. Reaksi pembentukan asam fosfoenol piruvat ini ialah reaksi dehidrasi. Asam piruvat ini akan dioksidasi dan menghilangkan 1 dari 3 karbon pada asam piruvat karbon hilang dalam bentuk CO2.

Reaksinya kompleks, melibatka 3 tahap reaksi antara. Diakhir reaksi, kelompok asetil fragmen berkarbon 2 bergabung dengan kofaktor koenzim A KoA sehingga membentuk senyawa asetil KoA. Siklus Krebs Siklus Krebs adalah tahapan selanjutnya dari respirasi seluler. Siklus Krebs berlangsung di matriks mitokondria. Siklus Krebsadalah reaksi antara asetil ko-A dengan asam oksaloasetat, yang kemudian membentukasam sitrat. Siklus Krebs disebut juga dengan siklus asam sitrat, karenamenggambarkan langkah pertama dari siklus tersebut, yaitu penyatuan asetil ko-Adengan asam oksaloasetat untuk membentuk asam sitrat.

Siklus Krebs terdiri dari 9 rangkaian reaksi sebagai berikut: Reaksi 1 : Kondensasi Asetil ko-A hasil dari reaksi antara dekarboksilasi oksidatif masuk ke dalam siklus dan bergabung dengan asam oksaloasetat membentukasam sitrat.

Reaksi 2 dan 3 : Isomerasi Setelah "mengantar" asetil masuk ke dalam siklus Krebs, Ko-A memisahkan diridari asetil dan keluar dari siklus. Kemudian, asam sitrat mengalami pengurangan danpenambahan satu molekul air sehingga terbentuk asam isositrat.

Selain itu, asam a-ketoglutarat mendapatkantambahan satu Ko-A dan membentuk suksinil Ko-A. Reaksi 6 : Fosforilasi Setelah terbentuk suksinil Ko-Adan molekul Ko-A kembali meninggalkan siklus, sehingga terbentuk asam suksinat. Reaksi 8 dan 9 : Pembentukan kembali oksaloasetat Satu molekul air kemudian ditambahkan ke asamfumarat dan menyebabkan perubahan susunan ikatan substrat pada asam fumarat,karena itu asam fumarat berubah menjadi asam malat.

Asamoksaloasetat ini kemudian akan kembali mengikat asetil Ko-A dan kembali menjalanisiklus Krebs.

GO FUSEKI PDF

anabolisme karbohidrat

Ener Energi gi ters terseb ebut ut,, sela selanj njut utny nyaa digun digunak akan an untuk untuk meng mengik ikat at seny senyawa awa-s -seny enyawa awa seder sederhan hanaa ters terseb ebut ut menja menjadi di senyawa yang lebih kompleks. Jadi, dalam proses ini energi yang diperlukan tersebut tidak hilang, tetapi tersimpan dalam bentuk ikatan-ikatan kimia pada senyawa kompleks yang terbentuk. Anabolisme meliputi tiga tahapan dasar. Pertama, produksi prekursor seperti asam amino, amino, monosakarida, monosakarida, dan dan nukleotida.

BS 5268-2 PDF

Anabolisme – Pengertian, Tahapan, Perbedaan Anabolisme Dan Katabolisme

Komponen ini disusun oleh 3 unsur utama, yaitu karbon C , hidrogen H dan oksigen O. Dari kompleksitas strukturnya dikenal kelompok karbohidrat sederhana seperti monosakarida dan disakarida dan karbohidrat dengan struktur yang kompleks atau polisakarida seperti pati, glikogen, selulosa dan hemiselulosa. Di samping itu, terdapat oligosakarida stakiosa, rafinosa, fruktooligosakarida, galaktooligosakarida dan dekstrin yang memiliki rantai monosakarida yang lebih pendek dari polisakarida. Berdasarkan nilai gizi dan kemampuan saluran pencernaan manusia untuk mencernanya, karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi karbohidrat yang dapat dicerna dan karbohidrat yang tidak dapat dicerna. Karbohidrat dari kelompok yang dapat dicerna, bisa dipecah oleh enzim a-amilase untuk menghasilkan energi. Monokasarida, disakarida, dekstrin dan pati adalah kelompok karbohidrat yang dapat dicerna.

CARA MEMBUAT WEBSITE DENGAN JOOMLA 2.5 PDF

Pengertian A. Katabolisme Katabolisme merupakan reaksi pemecahan atau penguraian senyawa kompleks organik menjadi senyawa yang lebih sederhana anorganik. Dalam reaksi penguraian tersebut dapat dihasilkan energi yang berasal dari terlepasnya ikatan-ikatan senyawa kimia yang mengalami penguraian. Tetapi energi yang dihasilkan itu tidak dapat langsung digunakan oleh sel, melainkan harus diubah dalam bentuk senyawa Adenosin Trifosfat ATP yang mengandung energy tinggi. Tujuan utama reaksi katabolisme adalah untuk membebaskan energi yang terkandung di dalam senyawa sumber, yaitu Adenosin Trifosfat ATP.

DESCARGAR PSICOMAGIA DE ALEJANDRO JODOROWSKY PDF

.

Related Articles